ALMULUKNEWS.COM, AMBON — Program Studi Manajemen Keuangan Syariah (MKS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib Sangadji Ambon, menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA).

Predikat Akreditasi Unggul tersebut diperoleh setelah Prodi MKS berhasil melewati rangkaian asesmen lapangan yang dilakukan oleh tim asesor LAMEMBA.

Status akreditasi ini ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA) Nomor 214/DE/A.5/LAMEMBA-U/VII/2026 tentang Status Terakreditasi Unggul Program Studi Manajemen Keuangan Syariah pada Program Sarjana Universitas Islam Negeri Abdul Muthalib Sangadji Ambon.

Berdasarkan keputusan tersebut, status Akreditasi Unggul resmi berlaku sejak 31 Juli 2026 hingga 31 Juli 2030. SK tersebut ditandatangani oleh Ketua LAMEMBA, Prof. Dr. Ina Primiana, S.E., M.T. Selain memperoleh SK, Prodi MKS juga menerima Sertifikat Akreditasi Unggul yang dapat digunakan sebagai bukti resmi bagi berbagai kepentingan akademik maupun kelembagaan.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon, Dr. St. Jumaeda, M.Pd.I., menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya mutu secara berkelanjutan, khususnya lagi sivitas pada Prodi MKS dan FEBI.

“Akreditasi Unggul yang diraih oleh Program Studi Manajemen Keuangan Syariah merupakan capaian yang sangat membanggakan bagi UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon. Predikat ini tidak datang secara instan, melainkan hasil dari proses panjang pembenahan mutu yang dilakukan secara sistematis, mulai dari penguatan kurikulum, peningkatan kualifikasi dan produktivitas dosen, perbaikan tata kelola akademik, hingga penguatan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan,” ujarnya.

Menurut mantan Dekan FTIK ini, keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa komitmen kolektif seluruh unsur civitas akademika telah menghasilkan peningkatan kualitas yang konkret.

Prodi MKS dinilai mampu menjaga konsistensi dalam penyelenggaraan proses pembelajaran, memastikan kurikulum tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat, serta menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing.

Lebih lanjut, Dr. St. Jumaeda menegaskan bahwa capaian ini semakin mengukuhkan posisi UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional, khususnya dalam pengembangan keilmuan manajemen keuangan syariah di kawasan Indonesia Timur.

“Predikat Unggul bukanlah titik akhir, melainkan pijakan baru untuk terus meningkatkan mutu secara berkelanjutan, memperkuat budaya penjaminan mutu di seluruh program studi, serta mempercepat langkah menuju akreditasi internasional,” katanya.

Ia berharap keberhasilan Prodi MKS dapat menjadi motivasi bagi seluruh program studi di lingkungan UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon untuk terus melakukan inovasi dan peningkatan kualitas, sehingga cita-cita menjadikan UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon sebagai perguruan tinggi unggul, kompetitif, dan berdaya saing global dapat segera terwujud.

Dengan diraihnya predikat tersebut, Program Studi Manajemen Keuangan Syariah menambah daftar program studi berstatus Akreditasi Unggul di lingkungan UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon menjadi tujuh program studi, sekaligus memperkuat komitmen universitas dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan pelayanan akademik di Indonesia Timur.

Sekadar diketahui, Prodi MKS menjalani asemesmen lapangan dari dua Asesor Lamemba; Prof. Dr. Nur Asnawi, M.Ag dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dan Dr. Muhammad Akhzan Tenrisau,MHRMgt dari Universitas Muslim Indonesia pada tanggal 30 Juni – 03 Juli 2026 di kampus UIN A.M. Sangadji Ambon. (***)

Laporan : 445