ALMULUKNEWS.COM, AMBON, — Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib Sangadji Ambon menggelar rapat mingguan yang difokuskan pada pembahasan penguatan kurikulum serta evaluasi sistem pelayanan akademik di setiap unit kerja. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Senat Lantai II Gedung Rektorat UIN A.M. Sangadji Ambon, Selasa, 21 Juli 2026.

Rapat yang dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, para dekan, kepala biro, ketua lembaga, serta pimpinan unit kerja ini menjadi forum koordinasi untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja sekaligus menyusun strategi peningkatan mutu akademik dan pelayanan di lingkungan kampus.

Dalam arahannya, Rektor UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon, Prof. Dr. Abidin Wakano, M.Ag., menegaskan bahwa pengembangan kurikulum harus mampu menjawab tantangan zaman melalui pendekatan keilmuan yang lebih kolaboratif dan integratif.

“Kita harus hadir dengan semangat integrasi, namun pendekatannya tidak lagi menggunakan pendekatan non-disipliner, tetapi transdisipliner, multidisipliner, dan intradisipliner,” tegas Rektor.

Menurutnya, paradigma tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pendidikan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten di bidangnya, tetapi juga mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat melalui kolaborasi lintas disiplin ilmu.

Selain membahas penguatan kurikulum, rapat juga mengevaluasi sistem pelayanan akademik pada setiap unit kerja. Masing-masing unit menyampaikan perkembangan program, kendala yang dihadapi, serta berbagai usulan perbaikan sebagai upaya meningkatkan efektivitas pelayanan kepada mahasiswa dan sivitas akademika.

Pada kesempatan yang sama, Rektor juga memberikan perhatian terhadap penguatan peran Ma’had Al-Jami’ah sebagai bagian penting dalam pembinaan karakter dan akademik mahasiswa. Ia menegaskan bahwa pengelolaan Ma’had harus terus ditingkatkan dengan dukungan tata kelola yang lebih baik.

“Pihak Ma’had harus memperkuat mutu pendidikan bagi mahasiswa tanpa merasa terbebani. Pengurus Ma’had saat ini sudah menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN), tidak lagi seperti dulu. Karena itu, jika ada kebutuhan atau program yang ingin dilaksanakan, harus diajukan secara resmi agar dapat dimasukkan dalam perencanaan dan dianggarkan,” ujar Prof. Abidin Wakano.

Ia berharap seluruh program pembinaan di Ma’had dapat dirancang secara terukur dan terintegrasi dengan perencanaan universitas, sehingga memperoleh dukungan anggaran yang memadai serta mampu meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan mahasiswa.

Mengakhiri arahannya, Rektor mengajak seluruh unsur pimpinan dan unit kerja untuk terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Melalui rapat mingguan ini, UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon berharap setiap kebijakan yang dihasilkan mampu memperkuat implementasi kurikulum yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan akademik secara berkelanjutan.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Rektor UIN Ambon ini, selain dihadiri unsur pimpinan, Kepala Biro AKU, para wakil rektor, dekan, direktur pascasarjana, wakil dekan, pimpinan unit, serta ketua-ketua tim. (*)

Laporan : Adit
Foto : Uceng