ALMULUKNEWS.COM, AMBON, — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib Sangadji Ambon, Prof. Dr. Abidin Wakano, M.Ag., mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), baik dosen maupun tenaga kependidikan, untuk meningkatkan kedisiplinan dan rutin mengikuti apel pagi setiap Senin.
Hal tersebut disampaikan Rektor saat memimpin apel pagi ASN di halaman parkir Gedung Auditorium UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon, Senin, 10 Agustus 2026.
Menurut Rektor, apel pagi merupakan bagian dari kedisiplinan ASN sekaligus instruksi yang berlaku secara nasional. Karena itu, kehadiran dalam apel bukan hanya menjadi tanggung jawab pegawai atau pimpinan tertentu, tetapi seluruh ASN di lingkungan perguruan tinggi. “Apel pagi hari Senin merupakan instruksi secara nasional. Karena itu, bukan hanya pegawai atau pimpinan tertentu, tetapi seluruh ASN harus hadir,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan sejumlah agenda penting yang perlu menjadi perhatian bersama, terutama persiapan penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), penerimaan mahasiswa baru, persiapan peringatan HUT Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, serta gerakan ekoteologi dan kebersihan rumah ibadah menyambut HUT RI.
Rektor menjelaskan, penyusunan RPS akan mulai dilaksanakan dalam waktu dekat. Karena itu, ia meminta para dosen, pejabat, dan tenaga kependidikan yang berkaitan dengan proses tersebut untuk hadir dan terlibat secara aktif. “In syaa Allah, kita akan mulai dengan penyusunan RPS. Karena itu, mari kita ingatkan kembali para dosen, para pejabat, dan para tenaga kependidikan untuk hadir dan terlibat dalam proses tersebut,” ujar dia.

Menurut dia, penyusunan RPS menjadi bagian penting dalam memastikan proses pembelajaran pada semester mendatang berjalan secara terarah dan sesuai dengan agenda akademik universitas.
Selain agenda akademik, Rektor memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan penerimaan mahasiswa baru di tengah masa transisi kelembagaan UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon.
Ia melaporkan bahwa hingga Senin (10/8), mahasiswa baru yang telah melakukan daftar ulang tercatat sebanyak 543 orang, sementara sekitar 203 mahasiswa masih belum melakukan daftar ulang. Jumlah tersebut belum termasuk calon mahasiswa dari jalur mandiri angkatan kedua. “Progres ini menurut saya masih agak lambat. Karena itu, saya mohon bantuan Bapak-Ibu, khususnya di tingkat program studi untuk sama-sama aktif dalam pelayanan penerimaan mahasiswa baru,” katanya.
Ia juga meminta bagian akademik melakukan pemetaan terhadap kondisi masing-masing program studi, terutama program studi yang jumlah mahasiswanya masih sangat terbatas. Hal ini penting, untuk mencegah terjadinya kekosongan mahasiswa pada program studi yang kurang peminat.
Saat kata Rektor, sudah dibuka penerimaan mahasiswa baru jalur Afirmasi yang berlangsung sampai 14 Agustus 2026. Ia mengajak seluruh sivitas untuk sama-sama mensosialisasikan informasi tersebut.
Terkait persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Rektor menyampaikan bahwa berbagai perlengkapan seperti umbul-umbul telah tersedia.
Ia meminta bagian terkait untuk mengoordinasikan kegiatan yang dapat menyemarakkan peringatan kemerdekaan di lingkungan kampus.
Kegiatan tersebut dapat berupa olahraga, seni, maupun berbagai aktivitas kebersamaan lainnya. “Seperti biasanya, kegiatan dapat berupa olahraga, seni, dan berbagai kegiatan lainnya. Ini merupakan bagian dari instruksi yang harus kita laksanakan secara bersama-sama,” tuturnya.
Dalam apel tersebut, Rektor juga menyampaikan arahan Kementerian Agama terkait gerakan ekoteologi, yang dapat diaplikasikan melalui kerja bakti di lingkungan masyarakat. Salah satu implementasinya adalah menjaga kebersihan rumah ibadah dan lingkungan sekitar.
Ia mengajak sivitas akademika UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon untuk berkolaborasi dengan masyarakat di lingkar kampus dalam melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan dan pekarangan masjid. “Kita lakukan bakti bersama, dimulai dari masjid yang ada di lingkungan kampus dan kemudian masjid-masjid yang berada di sekitar kampus,” ungkapnya.
Rektor menilai kolaborasi dengan masyarakat lingkar kampus penting untuk membangun kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat, yang menjadi bagian dari pengembangan ekoteologi.
Melalui kesempatan ini, Rektor juga menyoroti perkembangan pembangunan masjid kampus, termasuk upaya penggalangan dana untuk kelancaran pembangunan, sehingga tidak menghambat proses pembangunannya. (554)